Inilah Cara Para Astronom untuk Menemukan Lubang Hitam.
LNG Blog -  Inilah Cara Para Astronom untuk Menemukan Lubang Hitam. Lubang hitam adalah sebuah tahap akhir dari kehidupan suatu bintang yang masif. Ketika sebuah bintang masif kehabisan energi nya, ia akan meledak, lalu intinya menyusut menjadi ukuran yang sangat kecil, tetapi massanya sangat besar.

Dengan kata lain, lubang hitam sangatlah padat walaupun berukuran kecil. Menurut situs Space.com, lubang hitam merupakan sebuah objek paling padat di alam semesta. Saking padatnya, gravitasi lubang hitam menjadi begitu besar sehingga kecepatan lepasnya melebihi kecepatan cahaya. Hal itu akhirnya membuat tidak ada apapun yang bisa lolos dari tarikan lsebuah ubang hitam, termasuk cahaya sekalipun.

Bahkan cahaya-pun tidak akan bisa lolos dari lubang hitam, lubang hitam juga tidak bisa diamati secara langsung. Meskipun kita tidak dapat melihat lubang hitam, kita dapat mendeteksi keberadaannya dengan cara mengukur pengaruh gravitasinya terhadap objek-objek yang berada di sekitarnya.

Baca : Keren! Ini Foto Matahari Beresolusi Tinggi yang Berhasil Dijepret oleh Teleskop GREGOR

Menariknya, cara pendeteksian lubang hitam berikut ini juga bisa memberi tahu kita mengenai seberapa besar massa lubang hitam itu.

Cara Astronom untuk Menemukan Lubang Hitam.


Massa

Menurut situs AstronomyNow, lubang hitam sering dikelilingi oleh objek-objek lain di sekitarnya. Dengan melihat perilaku dan pergerakan objek-objek di sekeliling lubang hitam tersebut, kita dapat mendeteksi keberadaan lubang hitamnya. Kita juga dapat menggunakan pengukuran pergerakan objek di sekitar lubang hitam untuk menghitung massa lubang hitam itu sendiri.

Objek yang perlu dan paling mudah kita cari adalah bintang. Jika kita melihat sebuah bintang yang berperilaku seolah-olah ada objek bermassa minimal lebih dari 3 kali massa Bintang di dekatnya, tetapi kita tidak bisa melihat bintang bermassa itu, maka ada kemungkinan bintang tersebut sedang mengitari sebuah lubang hitam. Kita juga bisa memperkirakan massa lubang hitam dengan melihat seberapa cepat pergerakan bintangnya.

Selain bintang, kita juga bisa berburu sebuah struktur berbentuk cakram yang berputar cepat. Sebagai contoh, menurut sebuah studi di STSCI.edu, di pusat galaksi NGC 4261 terdapat cakram berbentuk spiral berwarna cokelat yang sedang berputar. Cakram tersebut diketahui seukuran tata surya kita, tetapi bobotnya mencapai 1,2 miliar kali lipat dari Matahari. Massa yang sangat besar untuk sebuah cakram ini menunjukkan bahwa ada lubang hitam di dalam cakram tersebut.

Radiasi yang Diemisikan

Saat ada materi yang jatuh ke dalam lubang hitam, materi tersebut akan memanas hingga jutaan derajat Celsius karena bergerak dan bergesekan dengan kecepatan tinggi. Akhirnya, materi super panas ini akan memancarkan sinar-X, yang dapat dideteksi oleh teleskop sinar-X seperti Observatorium Sinar-X Chandra yang mengorbit Bumi kita.

Materi yang memancarkan sinar-X itu akan membentuk apa yang dikenal sebagai cakram akresi. Masih ingat dong tentunya dengan citra pertama lubang hitam pada pusat galaksi M87 yang dirilis tahun lalu?

Inilah Cara Para Astronom untuk Menemukan Lubang Hitam.

Kalau lupa, citra pertama lubang hitamnya bisa kamu lihat di atas. Coba perhatikan bagian terang berwarna kekuningan pada citra ini deh. Kenapa lubang hitam malah bercahaya pada citra pertamanya? Jawabannya, menurut Astronomy.com, bagian terang tersebut bukanlah lubang hitamnya, melainkan cakram akresi.

Lubang hitamnya berada di tengah citra ini, yang tentunya tidak bisa terlihat secara langsung. Nah, dengan cara menemukan cakram akresi seperti ini, para astronom sedang menemukan dan mengamati lubang hitam di alam semesta.

Oh iya, penting untuk diingat bahwa lubang hitam bukanlah sebuah "penyedot debu" kosmis. Mereka tidak akan menyedot apapun di alam semesta. Hanya materi atau objek yang melewati cakrawala peristiwa/event horizon lubang hitam, titik "tak bisa kembali", yang akan tertarik oleh gravitasi dari objek yang satu ini.

Jadi, meskipun kita tidak dapat melihat lubang hitam secara langsung, kita masih bisa mengamati nya dengan melihat objek yang berada disekitarnya.

Terimakasih telah membaca dan jangan lupa baca : Apa Yang Akan Terjadi Jika Kita Jatuh Ke Lubang Hitam?